Facebook Twitter RSS Feed

apa 'mereka' punya pikiran yang sama??


coba lihat apa yang mereka berdua lakukan??
**iih, nggak penting banget, soalnya sudah jelas kalau si pipi sedang menikmati pecelnya mbok iro, sedangkan Jumali sedang memunguti sampah ditemani seorang cikrak plastik**

oke-oke.. kalau nggak penting, coba deh bandingkan wajah kedua foto di atas??
**justru malah nggak boleh itu, saru, wong wajah kok dibanding-bandingne! khan sudah jelas-jelas lebih ganteng adikku pipi..**

heeuuhh!!! ^mode mangkel is ON^

oke-oke.. sekali ini saja, coba deh liat, apa yang mereka sama-sama lakukan??
**masih nggak menarik tuh.. nggak ada kata lain apa ndop?? yang kayak oblog-0blognya seleb oblog-oblog itu tuh.. **

yee.. aku mah harus punya ciri kas sendiri dong.. jangan mentang-mentang dia seleb goblok, eh seleb blog, makanya semua pada ikut-ikutan dikasih akhiran " ituh..." pada setiap judul postingnya...
**ketir-ketir.. jangan-jangan ada yang tersinggung... kalau memang iya, hapus aja ah...**

atau pakek "mode-mode" an yang nggak ada tombolnya kok AN-ON AFF-OFF sendiri itu...
**hehehe.. tapi aku suka, makanya aku tiru.. soalnya lucu sih...**

husyah!! fokus brah!!

kembali ke kedua foto di atas...

si pipi, yang pernah saya ceritakan di sini, sama-sama mempunyai 'keluarbiasaan' dengan Jumali. bedanya Jumali tidak merasakan namanya sekolah yang seluruh murid-muridnya 'luarbiasa' itu. Jumali itu disuruh ini itu mau, pokoknya dikasih makan. nggak dikasih makan juga mau. dia di cepoko sana sangatlah terkenal.. terkenal dikongkon-kongkon... dan terkenal tertawanya yang terkekeh-kekeh itu dan pelototan matanya yang bengis itu.. **padahal nggak bengis lo orangnya**

tapi lo.. yang aneh itu, bagaimana mereka bisa kompakan?? kompakan pakek kupyah?? dengan model yang sama pula??

apakah sebenarnya mereka-mereka yang disebut oleh khalayak ramai (celle.. lebai) 'luar biasa' itu memang benar-benar luar biasa...

maksud saya, jangan-jangan mereka punya peralatan super canggih sehingga bisa berkomunikasi jarak jauh??
jangan-jangan mereka hanya berakting selama ini? berakting seolah-olah mereka ini 'tidak normal' atau terbelakang??
jangan-jangan mereka sebenarnya sedang meneliti tentang perilaku manusia 'normal' dengan analisis yang sangat rumit, menganalisis tentang seberapa besar tingkat kesabaran dan ketulusan yang dipunyai manusia 'normal'??
atau jangan-jangan mereka juga menganggap kita-kita ini 'tidak normal??

**mengernyitkan mata, etok-etok mikir, padahal gak paham blas!!**

mboh wis.. **loh-loh, ini bukan blognya si... yang pakek mboh wes-mboh wes ituh...**

yang jelas mereka-mereka itu merupakan misteri..
sama juga dengan kita-kita yang mengaku 'normal' ini...
betul nggak?
kata dewa khan cinta adalah misteri toh??
**kok nggak nyambung**